Tag Archive for: peluang-kerja

Daftarkan dirimu! Pelatihan Softskill, Bimbingan Karir dan Sharing Session Alumni Tahun 2024

Bimbingan karir adalah suatu proses di mana seseorang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang lebih luas dalam bidang tertentu (mentor) memberikan bimbingan, nasihat, dan dukungan kepada seseorang yang ingin mengembangkan dan mengelola karirnya dengan lebih efektif. Dengan adanya mentoring karir yang di fasilitasi oleh Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat akan memberikan pengetahuan bagi calon lulusan dalam menjajaki karir. Tujuan dari mentoring karir adalah membantu mentee untuk merencanakan, meraih, dan mengembangkan tujuan-tujuan karirnya dengan lebih baik.

Bimbingan karir meliputi beberapa poin penting:

  1. Bimbingan dan Nasihat: Mentor memberikan bimbingan dan nasihat kepada mentee terkait jalur karir yang dapat diambil, potensi-potensi yang dimiliki mentee, dan langkah-langkah konkret untuk mencapai tujuan karir.
  2. Pengetahuan dan Pengalaman: Seorang mentor biasanya memiliki pengalaman luas dalam bidang tertentu. Dia berbagi pengetahuan dan pengalaman ini kepada mentee, membantu mentee menghindari kesalahan yang mungkin telah ditemui oleh mentor dalam perjalanannya.
  3. Dukungan Emosional: Selain memberikan informasi dan nasihat, seorang mentor juga memberikan dukungan emosional kepada mentee. Proses membangun karir bisa penuh tantangan dan stres, dan mentor dapat membantu mentee mengatasi rasa tidak percaya diri atau kekhawatiran.
  4. Pengembangan Keterampilan: Mentor membantu mentee mengidentifikasi keterampilan yang perlu ditingkatkan untuk mencapai tujuan karirnya. Ini bisa melibatkan pengembangan keterampilan teknis, kepemimpinan, komunikasi, dan lainnya.
  5. Networking: Seorang mentor juga dapat membantu mentee memperluas jaringan profesionalnya. Mentor sering memiliki koneksi yang luas, dan dapat mengenalkan mentee kepada orang-orang yang dapat membantu dalam pengembangan karir.
  6. Pengembangan Rencana Karir: Mentor membantu mentee merumuskan rencana karir yang jelas dan terarah. Ini termasuk menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang, serta merancang langkah-langkah konkret untuk mencapainya.
  7. Pemantauan dan Evaluasi: Selama proses mentoring, mentor dan mentee dapat bekerja sama untuk memantau kemajuan yang dicapai. Ini membantu memastikan bahwa mentee tetap berada pada jalur yang benar menuju pencapaian tujuan karirnya.
  8. Pertukaran Ide dan Wawasan: Mentee dan mentor dapat berbagi ide, wawasan, dan pandangan tentang tren terbaru dalam industri atau bidang tertentu. Ini membantu mentee tetap relevan dan selaras dengan perkembangan terbaru.

Bimbingan karir dapat berlangsung dalam berbagai bentuk, termasuk pertemuan tatap muka, sesi virtual, diskusi kelompok, atau bahkan melalui platform online khusus. Penting untuk mencari mentor yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhan karir mentee serta memiliki pengalaman dan pengetahuan yang relevan dalam bidang tersebut. Untuk memfasilitasi kegiatan tersebut ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat menyediakan link virtual meeting(webinar) adalah sebagai berikut :

 

PELATIHAN SOFTSKILL, BIMBINGAN KARIR DAN SHARING SESSION ALUMNI TAHUN 2024

LINK ZOOM <— Klik Disini

PERLUASAN INFORMASI PELUANG KERJA KAWASAN AMERIKA-PASIFIK OLEH BP2MI

BP2MI dan ITEKES Muh Kalbar Gelar Sosialisasi Kerja Luar Negeri

Kolaborasi BP2MI dan ITEKES: Sosialisasi Peluang Kerja Internasional

BP2MI bekerja sama dengan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat menggelar sosialisasi peluang kerja luar negeri. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Amphiteater Lantai 6, Gedung KH Ahmad Dahlan.

Acara ini merupakan bagian dari kerja sama strategis BP2MI dengan perguruan tinggi, yang bertujuan membuka akses informasi dan peluang kerja aman bagi lulusan.

Gambar 1. Sosialisasi peluang kerja Kawasan Amerika-Pasifik

Dihadiri oleh Berbagai Elemen Kampus dan Mahasiswa

Acara ini dihadiri oleh Rektor, Badan Pembina Harian, pimpinan kampus, pusat karir, bidang kemahasiswaan, program studi, PKHI, serta lebih dari 100 peserta yang merupakan mahasiswa tingkat akhir dan alumni.

Selain itu, partisipasi aktif dari sivitas akademika menunjukkan antusiasme terhadap peluang kerja internasional.

Peluang Kerja di Kawasan Amerika dan Pasifik

Deputi BP2MI untuk kawasan Amerika dan Pasifik, Bapak Agustinus Gatot Hermawan, SH., MH., menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang prosedur kerja ke luar negeri yang benar.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peluang kerja sangat terbuka, terutama bagi tenaga kesehatan, di negara-negara seperti Australia, Kanada, dan Selandia Baru.

Empat Skema Penempatan PMI yang Perlu Diketahui

Sebagai informasi penting, beliau memaparkan empat skema penempatan yang tersedia:

  • Government to Government (G to G)
  • Government to Private (G to P)
  • Mandiri/perseorangan
  • Untuk Kepentingan Perusahaan Sendiri (UKPS)

Dengan demikian, para pencari kerja dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan kondisi dan preferensi mereka.

Peran Negara dalam Melindungi Pekerja Migran

Negara hadir dalam melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui kebijakan yang jelas dan legal. Semua proses telah diatur mulai dari undang-undang hingga pelaksanaan teknis.

Hal ini menjadi jaminan bagi calon pekerja untuk bekerja secara aman dan teratur.

Harapan Rektor terhadap Implementasi Kerja Sama

Dalam sambutannya, Rektor ITEKES menyatakan bahwa kerja sama dengan BP2MI telah membawa hasil nyata.

Sebagai contoh, beberapa alumni telah difasilitasi untuk bekerja di Jepang. Ke depan, ia berharap alumni dapat menjangkau kawasan Amerika dan Pasifik.

Gambar 2. Peserta Sosialisasi

Pemahaman Mendalam tentang Mekanisme dan Manfaat

Pada sesi berikutnya, Bapak Fadzar Alimin, S.Psi., M.Psi., selaku Pengantar Kerja Ahli Madya, memaparkan lebih lanjut tentang mekanisme kerja luar negeri, keuntungan yang diperoleh, serta perlindungan pemerintah bagi pekerja migran.

Selama sesi tanya jawab, peserta aktif bertanya seputar syarat, proses pendaftaran, serta keberlanjutan program kerja sama ini.